10 Sunnah Nabi Untuk Meningkatkan Produktivitas Mukmin

10 Sunnah Nabi Untuk Meningkatkan Produktivitas Mukmin

posted in: Berita | 0

Rasulullah Salallahualaiwasallam adalah uswah atau teladan bagi umat Islam di seluruh dunia. Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Ahzaab ayat 21 :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [QS. Al-Ahzaab: 21]

Dalam diri Rasulullah terdapat akhlak yang baik hingga disebut Al Quran berjalan. Disebut demikian karena Rasulullah selalu bertindak dan berucap mengikuti tuntunan dari Al Quran. Sebagai umat muslim,sudah sepantasnya kita mengikuti akhlak dan sunnah-sunnah dari Rasulullah Salallahualaiwasallam.

Quran Cordoba telah menyusun 10 Sunnah Nabi Untuk Meningkatkan Produktivitas Mukmin dalam poin-poin berikut ini :

1. Melaksanakan Shalat Tahajjud

Sholat tahajjud atau qiyamulail adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari yang sangat dianjurkan dan selalu dikerjakan oleh Rasulullah. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Isro ayat 79 :

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا (79

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”. (QS : Al-Isro’ : 79).

Shalat tahajjud memiliki banyak keistimewaan dan manfaat yang didapatkan bagi umat muslim yang melaksanakannya. Diantara keistimewaan dan manfaatnya adalah sebagai berikut :

  • Qiyamul-Lail merupakan sholat sunnah yang paling utama setelah sholat wajib yang 5 waktu.
  • Melaksanakan Qiyamul Lail itu adalah kebiasaan orang-orang sholih dan calon penghuni Surga.
  • Mengerjakan Qiyamul-Lail (sholat Tahajjud) adalah salah satu sebab dihapuskannya kesalahan-kesalahan dan terhindar dari dosa-dosa.
  • Melaksanakan Shalat Tahajjud maka akan terpelihara dari gangguan setan, dan akan bangun pada pagi hari dengan keadaan segar dan bersih jiwanya.
  • Melaksanakan shalat tahajjud pada sepertiga malam yang terakhir adalah waktu dimana doa akan dikabulkan, dan dosa-dosa akan diampuni Allah Ta’ala bila ia memohon ampunan kepada-Nya.

2. Membaca Al Quran Setiap Hari

Al Quran merupakan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa dan tidak ada keraguan di dalamnya. Membaca Al Quran merupakan hal yang wajib dikerjakan bagi setiap umat muslim. Al Quran dibaca oleh Rasulullah dan diajarkan kepada para sahabat begitu turun sebagai wahyu melalui perantara malaikat Jibril. Membaca dan memahami ayat-ayat Al Quran setiap hari memiliki manfaat dan keistimewaan diantaranya:

  • Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda : “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.”(HR. At-Tirmidzi) . Membaca Al Quran setiap hari maka setiap hari itu kita akan diberkahi oleh kebaikan yang berkali-kali lipat oleh Allah SWT.
  • Al Quran memberikan syafaat kepada ahlinya di akhirat sesuai dengan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam yang berbunyi : “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim) .
  • Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam : “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud)

3. Dzikir Setelah Shalat

Allah ‘Azza wa jalla berfirman dalam surat An-Nisa ayat 103 :

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya : Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang berim( QS. An-Nisa: 103).

Dzikir setelah shalat merupakan salah satu perintah Allah yang terdapat dalam surat An Nisa ayat 103 di atas. Dzikir setelah shalat memiliki banyak keutamaan antara lain :

  • Diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.
  • Harinya akan dilindungi dari semua yang tidak disenangi.
  • Ditulis 10 kebajikan
  • Dihapus 10 keburukan
  • Diangkat 10 derajat

4. Menjaga Shalat Sunnah Rawatib

Dari Ummul Mukminin, Ummu Habibah, Ramlah binti Abi Sufyan radhiyallahu Ta’ala ‘anhuma: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي للهِ تَعَالى كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيرَ الفَرِيضَةِ، إلاَّ بَنَى الله لَهُ بَيْتًا في الجَنَّةِ، أو إلاَّ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الجَنَّةِ

“Tidak ada seorang hamba Muslim pun yang shalat karena Allah Subhanahu wa Ta’ala setiap hari 12 rakaat shalat sunnah–bukan shalat wajib, kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala akan bangunkan bagi dia sebuah istana atau rumah di surga.” (H.R. Muslim)

Insyaallah dengan menjalankan Shalat sunnah rawatib disetiap waktu shalat wajib Allah akan bangunkan sebuah istana atau rumah di surga kelak,aamiin .

5. Dzikir Pagi dan Petang

Allah ‘Azza Wa jalla berfirman dalam surat Al Ahzab 41-42 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا (٤١) وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا (٤٢

Artinya : “41. Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah dengan menyebut (nama-Nya) sebanyak-banyaknya 42. dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang ” . ( QS. Al-Ahzab:41-42) .

Dzikir adalah saran untuk membangun cinta dengan Allah dengan mengingat Allah di setiap saatnya. Bila ini dilakukan setiap hari maka lahirlah hamba yang mengingat Allah dan diingat oleh Allah. Hati akan tenang dan jiwa akan stabil apabila mengingat Allah disetiap saat.

Keutamaan dzikir pagi dan petang sesuai dengan sabda Rasulullah yang diriwayatkan Dari Ibnu Abbas ra. Berkata, Rasulullah saw bersabda, “siapa yang mengucapkan ketika pagi hari, ‘ Allahumma inni asbahtu minka fi ni’matin…’ tiga kali ketika pagi hari dan tiga kali ketika sore, Allah menyempurnakan nikmatnya atasnya.” (HR.Ibnu Saunni) .

6. Memakmurkan Masjid

Masjid menurut istilah adalah suatu bangunan yang memiliki batas-batas tertentu yang didirikan untuk tujuan beribadah kepada Allah seperti shalat, dzikir, membaca al-Qur’an dan ibadah lainnya. Masjid pada jaman keemasan Islam adalah pusat ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Para ahli-ahli di bidang teknologi pada jaman itu menjadikan masjid sebagai tempat belajar dan mengkaji ilmu bersama-sama.

Allah berfirman dalam surat At-Taubah ayat 18 :

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ (١٨

Artinya : ” Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. At-Taubah:18)

Islam telah memotivasi setiap muslim untuk selalu mendatangi masjid-masjid, dan seseorang yang hatinya telah terikat dengan masjid  ketika dia keluar darinya hingga dia kembali ke masjid (yakni selalu menjaga waktu-waktu shalat berjama’ah di masjid) termasuk dari tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari tiada naungan selain naungan-Nya di akhirat kelak.

7. Menjaga Shalat Dhuha

Shalat Dhuha mempunyai kedudukan mulia. Disunnahkan untuk kita kerjakan sejak terbitnya matahari sampai menjelang datangnya shalat dzuhur. Banyak sekali keutamaan yang didapatkan dari shalat dhuha antara lain :

  • Orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah.
  • Barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Allah.
  • Orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah.
  • Orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah.
  • Allah menyukupkan rezekinya.
  • Orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah.

8. Jaga Sedekah Setiap Hari

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 261 :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (٢٦١

Artinya : “Perumpamaan orang yang meninfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261).

Sedekah adalah salah satu perintah Allah yang mendapatkan ganjaran pahala berlipat ganda. Dalam ayat Al Quran di atas disebutkan bahwa ganjaran dari Allah hingga 700 kali lipat. Selain ganjaran pahala, sedekah akan menjadikan orang yang bersedekah mendapat naungan Allah pada hari kiamat, dihilangkan kesulitannya, menjadi obat, pelindung dari api neraka, memadamkan murka Allah dan menjauhkannya dari su’ul khatimah, mempererat persaudaraan, menambah umur, mengalirkan pahala sekalipun sudah wafat, menghapuskan dosa, mampu menolak bencana, dan masih banyak lagi faedah sedekah.

9. Menjaga Wudhu

Rasulullah Salallahualaiwasallam bersabda : “Apabila seorang hamba berwudhu saat berkumur kumur, maka akan keluar dosa dosa (kecil) dari mulutnya. Apabila menghirup & menghembuskan angin dari hidungnya, keluarlah dosa dosa (kecil) dari hidungnya. Apabila membasuh wajah, keluarlah dosa dosa (kecil) dari wajahnya hingga keluar dari kelopak matanya. Apabila membasuh kedua tangan, keluarlah dosa dosa (kecil) dari kedua tangannya hingga dari kukunya. Apabila mengusap kepalanya, maka keluarlah dosa dosa (kecil) dari kepalanya hingga keluar dari kedua telinganya. Dan apabila membasuh kedua kaki, keluarlah dosa dosa (kecil) dari kakinya hingga dari kukunya” (HR. Malik, An-Nasai, Ibnu Majah, dan Hakim).

Seseorang yang menjaga wudhu nya energi positif memancar, wajah bersih berwibawa, memiliki karakteristik hamba yang beriman karena selalu bersuci, siap menghadapi malaikat maut yang akan menjemput jika datang tiba-tiba.

10. Beristighfar Setiap Hari

Seorang manusia tak luput dari dosa setiap harinya. Istighfar adalah salah satu jalan untuk menggugurkan dosa-dosa kecil yang tak sadar dilakukan oleh manusia. Istighfar dalam pengertian bahasa adalah memohon ampunan atas segala dosa yang dilakukan oleh seorang hamba dengan upaya untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Banyak sekali manfaat beristighfar, terlebih kita dapat membiasakan untuk selalu beristighfar setiap harinya. berikut adalah manfaat beristighfar :

  • Dengan Istighfar membuat kita dicintai Allah
  • Menghapus dosa-dosa
  • Melancarkan rizki
  • Mudah mendapatkan anak.

Itulah penjabaran 10 Sunnah Nabi Untuk Meningkatkan Produktivitas Mukmin. Semoga kita semua dapat melaksanakannya dengan istiqomah dan dapat diturunkan kepada keluarga,saudara,dan sahabat-sahabat kita

Share Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on Google+Email this to someone

Leave a Reply