Cara Menyimpan dan Membawa Al-Quran

Cara Menyimpan dan Membawa Al-Quran

posted in: Berita | 0

Cara Menyimpan dan Membawa Al-Quran

Al-Qur`an adalah kalamullah, firman Allah SWT yang diturunkan kepada nabi kita Muhammad s.a.w selama 23 tahun secara berangsur-angsur. Tidak main-main perkataan Allah ini dan tidak akan ada makhluk Allah yang dapat menyaingi ilmu-Nya untuk dapat membuat kitab serupa dengan Al Qur’an. Hal ini karena Allah Ta’ala telah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah s.a.w sebagai salah satu mukjizat Nabi dan sebagai pedoman bagi kita, umatnya, untuk menjalani kehidupan yang fana di dunia ini hingga akhir zaman. Berinteraksi aktif dengan al-Qur`an, menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak maka dari itu merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim agar isi dari Al Qur’an tetap terjaga sejak zaman Rasulullah hingga saat ini.
Namun, bagaimana seharusnya sikap kita dalam membaca Al-Qur’an? Berikut akan dibahas beberapa adab dalam membaca Al-Qur’an.

Saudaraku, alQuran ini kitab mulia. Bagaimana kita akan peroleh kemuliaan al-Qur’an jika tak memuliakannya?

Para imam terdahulu tak pernah pisahkan antara mengaji al-Qur’an dengan adabnya. Ini sepaket. Adab-adab berikut ini diambil dari sebuah kitab khusus yang Imam Nawawi tulis mengenai adab dalam berinteraksi dengan al-Qur’an. Lihatlah bagaimana perkara adab ini serius untuk diperhatikan. Bisa tak peroleh pahala mengaji karena tak beradab saat mengaji.

Kalau begitu mari kita simak apa saja adab berinteraksi dengan al-Qur’an. Semoga Allah SWT memudahkan kita para hambaNya dalam memuliakan al-Qur’an :
ADAB MEMBACA AL-QURAN
1)          Sebelum membaca Al-Qur’an disunnahkan berwudhu terlebih dahulu.
2)          Sebelum membaca Al-Qur’an, disunnahkan membaca ta’awwudz dan basmalah.
3)          Membaca doa sebelum memulakan bacaan al-Quran.
4)          Membaca al-Quran dengan menghadap qiblat.
5)          Meletak al-Quran ditempat yang sesuai, seperti papan rehal.
6)          Memakai pakaian yang suci, lengkap dan menutup aurat.
7)          Membaca dengan tertib dan beradab.
8)          Al-Qur’an harus dibaca dengan tartil dan tajwid yang benar.
9)          Membaca dengan suara merdu dan baik.
10)       Tidak boleh membaca Al-Qur’an sambil bernyanyi menari atau memekik seperti orang kesakitan.
11)       Menumpukan perhatian kepada bacaan dan menjauhkan daripada amalan-amalan seperti bercakap-cakap, ketawa dan bertepuk-tepuk tangan.
12)       Janganlah menghentikan bacaan Al-Qur’an sembarangan hanya karena akan berbicara dengan orang lain atau memenuhi kebutuhan yang tidak penting.
13)       Mengakhiri bacaan dengan sodaqollahul’azhim.
14)       Menciumnya setiap kita selesai membacanya.
15)       Apabila ketika membaca Al-Qur’an terasa ingin buang angin, atau mulut terasa akan menguap, hentikanlah bacaan Al-Qur’an sejenak untuk menyelesaikan hajat tersebut.
ADAB MEMBAWA AL-QURAN
1) Hendaklah mempunyai wuduk.
2) Memegang al-Quran dengan tangan kanan.
3) Membawa separas bahu.
4)  Saat membawa Al-Qur’an, disunnahkan mendekapnya dengan tangan kanan.
ADAB MENYIMPAN AL-QURAN
1) Simpan al-Quran di tempat yang tinggi dan bersih.

2) Al-Quran ditaruh di tempat yang dialas tinggi.
3) Tidak menjadikan Al-Quran sebagai bantal.

Share Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on Google+Email this to someone

Leave a Reply