Penelitian ilmiah pengaruh bacaan al Qur’an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya. Subhanallah, menakjubkan!

posted in: Berita | 0

Selasa, 7 Sya’ban 1433 H / 26 Juni 2012 19:52

Ilustrasi – Penelitian ilmiah pengaruh bacaan al Qur’an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya. Subhanallah, menakjubkan!
  “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.

Al-Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).

(zilzaal/arrahmah.com)

Sepuluh Penghapus Dosa

Sepuluh Penghapus Dosa

posted in: Berita | 0

Diantara jalan bagi penghapus dosa bagi seorang muslim dan mukmin, diantaranya,pertama, membaca istighfar (memohon ampun), kedua, taubat, ketiga, mengerjakan amal-amal kebaikan yang menghapuskan dosa, sebagaimana yang disebutkan dalam
firman-Nya :

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (QS : Hud :114)

Keempat, berbagai musibah yang menimpa diri manusia yang lemah karena dosa yang telah dilakukannya. Yang paling berat adalah musibah yang mengantarkannya pada kematian dan yang paling ringan adalah duri yang menusuk dirinya serta teriknya sinar matahari yang menyengat.

kelima, doa orang-orang mukmin shalih yang diperuntukkan bagi yang bersangkutan.
Keenam, kerasnya rasa sakit saat meregang nyawa dan kesulitan yang dialami oleh
orang yang bersangkutan saat menghadapi kematiannya yang kepedihan dan rasa
sakitnya tak terperikan. Semoga Allah meringankan penderitaannya bagi diri kami dan
juga bari diri anda pada saat yang kritis itu. Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala
sesuatu.
Ketujuh, Adzab khubur. Tahukah anda apakah adzab khubur itu? Adzab khubur pasti akan mencabut kalbu orang-orang yang mengesakan dan pasti akan terasa hampir melayangkannya, jika mereka mempunyai sedikit keyakinan tentangnya.Kedelapan, ketakutan yang sangat pada hari menghadap kepada Allah Ta’ala pada hari
Kiamat nanti. Itulah saat kita keluar dari khuburan kita dalam keadaan menangis karena berdosa seraya memilkul semua kesalahan dan kedurahakaan yang telah kita lakukan, lalu kita datang untuk dihadapkan kepada peradilan Allah Ta’ala.Kesembilan, syafa’at Rasulullah shallahu alaihi wa sallam, syafaat para wali, dan syafaat orang-orang yang shalih. Sesungguhnya hal ini telah dinyatakan kebenarannya oleh kalangan ulama ahli sunnah.
Sepuluh, rahmat dari Yang Maha Penyayang diantara para penyayang. Saat semua rahmat telah habis, semua pintu telah tertutup, dan habislah semua kemampuan para hamba. Saat itulah datang pertolongan dari Allah Yang Maha Esa lagi Maha
Membalas dan datanglah rahmah dari Allah Ta’ala, lalu Dia merahmati, menolong, dan menyayangi. Maka rahmat-Nyaadalah akhir dari segalanya,yaitu rahmat dari Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.
Selanjutnya Ibn Taimiyah mengatakan, bahwa barangsiapa yang terlewatkan dari sepuluh macam penghapus dosa ini, maka sesungguhnya dia pasti masuk neraka dengan sebenarnya, karena sesungguhnya dia telah lari dari Allah seperti unta yang lari dari pemilikinya dan dia telah pergi dari Allah, sebagaimana seorang budak pembangkang yang pergi dari tuannya.

– Al Qarni -

25 Manfaat Beristigfar

25 Manfaat Beristigfar

posted in: Berita | 0

1. Membuat Allah Gembira

Rasulullah saw bersabda, “Sungguh Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya seperti kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan untanya yang hilang di padang pasir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Dicintai Allah

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS.al-Baqarah: 222). Rasulullah bersabda, “Orang yang bertobat adalah kekasih Allah. Orang yang bertobat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa. “(HR.Ibnu Majah)

3. Dosa-dosanya diampuni

Rasulullah bersabda, “Allah telah berfirman,” Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengampuni dosa-dosanya , maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (berapa banyak dosanya). “(HR.Ibnu Majah, Tirmidzi)

Imam Qatadah berkata, “Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar. “(Kitab Ihya’Ulumiddin: 1/410).

4. Selamat dari api nerakan

Hudzaifah berkata, “Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan aku masuk neraka ‘. Bersabda, ‘Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam ‘. “(HR. Nasa’i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).

5. Mendapat balasan surga

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. “(QS. Ali’Imran: 135-136).

6. Membuat kecewa setan

Sesungguhnya setan telah berkata, “Demi kemuliaan-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya, “Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku.” (HR.Ahmad dan al-Hakim).

7. Membuat setan putus asa

Ali bin Abi Thalib pernah didatangi oleh seseorang, “Saya telah melakukan dosa ‘.’ Bertobatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi ‘, kata Ali. Orang itu menjawab,’ Saya telah bertobat, tapi setelah itu saya berdosa lagi ‘. Ali berkata , ‘Bertobatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’. Orang itu bertanya lagi, ‘Sampai kapan?’ Ali menjawab, ‘Sampai setan berputus asa dan merasa rugi. “(Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).

8. Meredam Azab

Allah berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS.al-Anfal: 33).

9. Mengusir kesedihan

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

10. Melapangkan kesempitan

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan untuk setiap kesempitannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

11. Melancarkan rezeki

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rezekinya karena dosa yang dilakukannya.” (HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

12. Membersihkan hati

Rasulullah saw bersabda, “Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Ketika ia bertobat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya. “(HR.Nasa ‘i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).

13. Mengangkat derajat di surga

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata, ‘Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?’ Allah berkata, ‘Karena istighfar anakmu untukmu’. “(HR.Ahmad dengan sanad hasan).

14. Mengikuti Sunnah Rasul

Abu Hurairah berkata, “Saya telah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Demi Allah, sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali’.” (HR.Bukhari).

15. Menjadi sebaik-baik orang yang bersalah

Rasulullah bersabda, “Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertobat.” (HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).

16. Bersifat sebagai hamba Allah yang sejati

Allah berfirman, “Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo’a: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,” (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap tak at, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur. “(QS.Ali ‘Imran: 15-17).

17. Terhindari dari menjadi orang yang dholim

Allah berfirman, “… Barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.” (QS. al-Hujurat: 11)

18. Mudah mendapatkan anak

Allah berfirman, “Maka aku katakan kepada mereka:” Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai. “(QS.Nuh: 10-12).

19. Mudah mendapatkan hujan

Ibnu Shabih berkata, “Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. (Kitab Fathul Bari: 11/98)

20. Bertambah kekuatannya

Allah berfirman, “Dan (dia berkata):” Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa. ” (QS. Hud: 52)

21. Bertambah kesejahteraannya

Allah berfirman, “Maka aku katakan kepada mereka:” Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. “(QS.Nuh: 10-12).

22. Menjadi orang yang beruntung

Allah berfirman, “Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS.an-Nur: 31).
Aisyah berkata, “Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka.” (HR.Bukhari).

23. Keburukannya diganti dengan kebaikan

Allah berfirman, “Kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Furqan: 70).
“Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan sore) dan pada bagian awal dari malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. “(QS. Hud: 114).

24. Tanda sebagai orang mukmin

Rasulullah bersabda, “Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin. “(HR.Ahmad ).

25. Berkepribadian sebagai orang bijak

Seorang ulama berkata, “Tanda orang yang arif (bijaksana) itu ada enam. Bila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Bila menyebut dirinya, ia merasa hina. Bila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Bila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Ketika disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan ketika mengingat dosanya, ia segera beristighfar. “(Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).

Dapatkan Quran terbaik dan terlengkap disini : Katalog

 

20 RUMAH YANG TIDAK DIMASUKI MALAIKAT

20 RUMAH YANG TIDAK DIMASUKI MALAIKAT

posted in: Berita | 0

Sahabat Quran Cordoba,

Dalam sejumlah hadits Rasulullah mensabdakan adanya rumah-rumah tertentu yang tidak dimasuki Malaikat. Tentu maksudnya adalah malaikat rahmat. Sedangkan malaikat maut, ia bisa masuk rumah dan gedung apapun, tanpa bisa dicegah.

Rumah-rumah bagaimana yang tidak dimasuki oleh Malaikat rahmat? Mari kita simak hadits-haditsnya berikut ini:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةُ تَمَاثِيلَ

Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau) gambar patung”. (HR. Bukhari)
عَنْ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.” (HR. Muslim)

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَلَائِكَةُ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَلَا كَلْبٌ وَلَا جُنُبٌ

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Malaikat tidak masuk rumah yang padanya terdapat gambar dan anjing serta orang yang junub.” (HR. An Nasa’i, dishahihkan Al Albani)

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani)

Jadi, menurut hadits-hadits di atas, ada sejumlah rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat yaitu:

1. Rumah yang di dalamnya terdapat gambar/lukisan makhluk bernyawa

2. Rumah yang di dalamnya ada anjing. Menurut Imam Qurtubi, para ulama berbeda pendapat mengenai sebabnya, diantaranya karena anjing itu najis.

3. Rumah yang penghuninya junub. Maksudnya, membiasakan diri tidak mandi/bersuci dari junub.

4. Rumah yang di dalamnya ada patung.
Selain 4 rumah tersebut, Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad dalam buku Rumah yang Tidak Dimasuki oleh Malaikat menambahkan 16 rumah lainnya yang tidak dimasuki Malaikat sebagai berikut:

1. Rumah orang yang memutuskan silaturahim,
2. Rumah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
3. Rumah orang yang memakan harta anak yatim,
4. Rumah orang yang memakan riba.,
5. Rumah yang di dalamnya tidak disebutkan Asma Allah,
6. Rumah yang tidak ada shalawat di dalamnya dan lebih mementingkan hawa nafsu,
7. Rumah yang di dalamnya banyak caci maki dan laknat,
8. Rumah yang di dalamnya ada alunan lagu selain dzikir,
9. Rumah yang di dalamnya ada lonceng,
10. Rumah yang digunakan minum khamr,
11. Rumah yang ditempati perjudian dan sajian berhala ,
12. Rumah yang di dalamnya ada syirik dan mantera-mantera,
13. Rumah yang di dalamnya ada bau tidak sedap atau penghuni laki-lakinya melumuri tubuh dengan kunyit,
14. Rumah yang penghuninya hidup boros,
15. Rumah yang penghuninya terus menerus melakukan kedurhakaan,
16. Rumah yang digunakan untuk kekejian, atau dosa besar.

Semoga kita dapat mengelola rumah kita sehingga tidak termasuk dalam 20 rumah tersebut. Dan semoga Malaikat rahmat suka masuk ke rumah kita untuk menyampaikan rahmat Allah kepada kita dan keluarga.

KEAJAIBAN DALAM AIR WUDHU

KEAJAIBAN DALAM AIR WUDHU

posted in: Berita | 0

Rasulullah mengatakan bahwa pada hari kiamat nanti, beliau akan mengenali umatnya dari bekas wudhu di wajahnya, sehingga sangat mudah untuk di kenal. Jika di akhirat saja wajah orang-orang berwudhu putih cemerlang maka tentu di dunia pun wajah mereka bersinar. Allah akan menganugerahi kebahagiaan dan ketenangan pada wajah-wajah yang sering berwudhu.

Wudhu merupakan kekuatan pada diri kita. Betapa tidak, dengan berwudhu kita di cintai oleh Allah. Kita juga akan mendapatkan perlindungan dari Allah. Bukankah ini sebuah kekuatan yang Allah berikan melalui wudhu?. Rasulullah telah menyatakan bahwa wudhu memiliki kekuatan, beliau bersabda,” Senjata yang melindungi kamu dari musuh adalah wudhu.” Wudhu juga merupakan salah satu kekuatan untuk menyembuhkan penyakit.

Rahasi selanjutnya yang dikemukakan oleh Shaykh Hisham adalah gerakan tangan dalam wudhu sebagai sumber energy. Menurutnya, ketika kita membasuh tangan, gerakan tersebut mampu menghasilkan sebuah energy. Oleh karena itu, banyak agama atau ajaran lain yang mengikuti cara-cara berwuhdu umat Islam dalam ajarannya.

Benarlah Sabda Rasulullah yang mengatakan bahwa yang terbaik adalah mengerjakan amal kebaikan sedikit, tapi terus menerus. Suatu amalan akan menjadi bernilai di mata Allah jika kita melakukannya dengan konsisten, meskipun amalan tersebut sederhana. Seperti Bilal yang senantiasa menjaga wudhunya, hingga membuatnya mendapatkan tempat di surga.

“ Perhiasan kaum mukmin itu sebanyak wudhu yang pernah dilakukannya.” -Shahih Muslim.

Dari Abu Nu’am yang meriwayatkan hadits Anas dan memarfu’akannya, “ Jika salah seorang dari kalian demam, hendaklah ia menyiram tubuhnya dengan air dingin selama tiga hari pada waktu menjelang subuh.” Hikmah pengobatan dari air ini yang semakin meyakinkan kita untuk mulai membiasakan berwudhu.

Allah SWT pun menegaskan dalam firman-Nya, “ Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup dari air”. (QS Al- Anbiya :30).

“ Jika seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, ketika ia membasuh wajahnya maka keluarlah dari wajahnya semua kesalahan yang ia lakukan oleh pandangannya bersama tetesan air atau bersama tetesan air terakhir. Jika mencuci kedua tangannya maka keluarlah dari tangannya semua kesalahan yang dilakukan oleh tangannya bersama tetesan air atau tetesan air terakhir. Jika ia mencuci kakinya maka akan keluarlah semua kesalahan yang dilangkahkan oleh kedua kakinya bersama tetesan air atau tetesan air terakhir. Sehingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR Muslim).

12 KEAJAIBAN SHALAT TAHAJUD

posted in: Berita | 0

Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Saw dan para sahabat selalu melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam alquran. Ada beberapa keajaiban shalat tahajud seperti berikut ini:

1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga

Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

2. Amal yang menolong di akhirat …

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.

3. Pembersih penyakit hati dan jasmani …

Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

4. Sarana meraih kemuliaan …

Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

5. Jalan mendapatkan rahmat Allah …

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

6. Sarana Pengabulan permohonan …

Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,

“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

7. Penghapus dosa dan kesalahan …

Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

8. Jalan mendapat tempat yang terpuji …

Allah berfirman,

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

9. Pelepas ikatan setan …

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”

10. Waktu utama untuk berdoa …

Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

11. Meraih kesehatan jasmani …

“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)

12. Penjaga kesehatan rohani …

Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)

Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!

Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat sunnah utama sebagai ibadah tambahan bagi kita.

Perlakuan Rasulullah Saw Kepada Anak-Anak Ketika Shalat

Perlakuan Rasulullah Saw Kepada Anak-Anak Ketika Shalat

posted in: Berita | 0
Tiada teladan terlengkap kecuali dari sosok Muhammad bin Abdullah. Beliaulah sosok yang memberikan contoh kepada umatnya dari bangun tidur hingga tidur lagi di sepanjang kehidupan. Teladan yang beliau lakukan, katakan atau setujui meliputi segala bidang kehidupan dan akan terus terpakai hingga akhir zaman.

Dewasa ini, kita sering melihat perlakuan aneh para orangtua terhadap anaknya ketika shalat. Meski menyertakan anak dalam shalat berjamaah di masjid merupakan hal yang pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw, banyak kaum muslimin yang kurang memahami bagaimana memperlakukannya. Alhasil, perlakuan sebagian orangtua itu terkesan kasar dan membekas dalam diri anak sebagai ketidakbaikan.

Disampaikan oleh Syaddad bin Hadi, ketika itu Rasulullah mengimami shalat di siang hari –Dhuhur atau Ashar. Dalam shalatnya kala itu, beliau menyertakan salah satu cucunya –Hasan atau Husain. Syaddad kala itu turut menjadi makmum dalam shalat tersebut.

Dilanjutkan oleh Syaddad, “Nabi Saw meletakkan cucunya (di samping beliau), lalu beliau bertakbir.” Shalat pun didirikan. Kemudian, beliau melamakan salah satu sujud dalam rakaat tersebut. Disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad ini, “Beliau melamakan salah satu sujudnya, sehingga aku mengangkat kepalaku.”

Maksudnya, Syaddad menganggkat kepala karena mengira bahwa Rasulullah sudah bangun dari sujud dengan suara yang lirih sehingga Syaddad tidak mendengar suara Rasul. Ternyata, Rasulullah Saw masih dalam keadaan sujud. Namun, “Aku melihat anak itu (cucu Nabi) tengah berada di atas punggung Rasulullah Saw.” Lantaran Nabi masih dalam keadaan sujud, Syaddad pun kembali ke posisi sujud seperti sedia kala.

Seusai shalat, para sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw sebagaimana disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan pula oleh Imam an-Nasa’i ini, “Wahai Rasulullah, dalam salah satu sujudmu tadi, engkau sujud dengan lama,” demikian kata sahabat. Lanjut mereka, “Sehingga kami mengira ada sesuatu yang terjadi. Apakah ada wahyu yang sedang diturunkan kepadamu?”

Jawab sang Nabi lugas, “Semua itu tidak terjadi,” akan tetapi, lanjut beliau, “anakku (cucuku) ini telah menaiki punggungku.” Jadi, itulah alasan mengapa baginda Rasulullah Saw melamakan salah satu sujudnya. Pungkas beliau menerangkan, “Sehingga aku tidak ingin memotongnya sampai ia puas.”

Begitulah kasih sayang Rasulullah Saw yang sempurna. Beliau amat memerhatikan kondidi psikis anak-anak, pun dalam shalatnya. Beliau betul-betul membuat perasaan anak-anak nyaman dengan perlakuan yang amat lembut.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad.

 

sumber @ kisah hikmah

Kapan Anak Perempuan Harus Mulai Kenakan Jilbab? | Quran Cordoba Penerbit Quran Indonesia

posted in: Berita | 0

Kapan Anak Perempuan Harus Mulai Kenakan Jilbab ?

Motivasi Quran Surah Al-Ahzab 33:59

“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuan dan isteri-isteri orang mu’min “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supa mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Alloh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS Al Ahzab 33:59).

“Siapapun wanita yang melepaskan pakaiannya (menampakan auratnya) bukan di rumahnya sendiri, maka Alloh akan merobek tirai kehormatannya (tidak ada penyelamat baginya),” (HR Ahmad, At Tabrani dan Al Hakim).

SEORANG gadis remaja berusia 15 tahun bertanya pada ibunya mengenai jilbab;

Anak : “Ibu, kenapa wanita muslim harus memakai jilbab?’

Ibu : “Pertama, memakai jilbab adalah kewajiban yang diperintahkan Alloh kepada wanita muslim. Kedua, di dalam Quran disampaikan bahwa selain untuk metutup aurat, salah satu tujuan jilbab adalah untuk menunjukan identitas atau ciri bahwa dia adalah seorang wanita muslim. Quran juga menyampaikan bahwa jilbab akan membuat wanita menjadi terhormat dan akan terjaga dari gangguan. Sesungguhnya Jilbab adalah salah satu bentuk penjagaan Alloh SWT terhadap wanita.”

Anak : “Temanku mengatakan bahwa dia lebih memilih hatinya dulu yang ‘dijilbab’. Dia juga mengatakan bahwa percuma memakai jilbab jika hati masih kotor dan masih suka bergunjing.”

Ibu : “Ketahuilah putriku, memakai jilbab, menjaga hati dan menahan diri dari gunjing adalah kewajiban yang semuanya itu wajib kita jalankan. Kita tidak bisa memilih salah satu dan mengabaikan yang lainnya. Menjalankan kewajiban yang satu bukan berarti menggugurkan kewajiban yang lain.

“Seorang yang memakai jilbab tentu mempunyai kewajiban untuk menjaga hati dan lisannya.

“Sebaliknya begitu pula dengan orang yang menjaga hati, dia tetap punya kewajiban untuk menahan !lisan dan menutup auratnya!”

Aplikasi Salaam

posted in: Berita | 0

Memperingati 1 Muharram 1435H, QuranCordoba.com (PT Cordoba International Indonesia) bersama Samsung Indonesia menghadirkan sebuah APLIKASI AL-QUR’AN DIGITAL DENGAN TASHIH RESMI – PERTAMA DI INDONESIA. Dinamakan SALAAM, sebuah aplikasi yang didedikasikan untuk kaum Muslimin dari Samsung Indonesia dan QuranCordoba.com yang telah mendapat sertifikasi tashih digital pertama di Indonesia dari Kementrian Agama Republik Indonesia. Sertifikasi atau tashih dalam aplikasi SALAAM memastikan konten di dalamnya terjamin dan dapat dipercaya, mencakup skrip khat Arab, transliterasi, terjemahan dan pedoman warna tajwid.

SALAAM menyediakan informasi dan alat untuk ibadah harian seorang Muslim menjadi lebih mudah dan menyenangkan, dengan berbagai macam fitur seperti Pengingat Waktu Sholat, Kalender Hijriah, Kalkulator Zakat , Alat Penunjuk Kiblat dan Panduan Doa.

Fitur-fitur Salaam:

1 . Al-Qur’an dalam format digital

  • Bersertifikat , isi Al -Qur’an sudah disertifikasi oleh Kementrian Agama Republik Indonesia, termasuk skrip Arab, transliterasi , terjemahan dan pedoman warna tajwid
  • Termasuk pembacaan audio dari Al -Qur’an
  • Mushaf Al-Qur’an didukung oleh Qurancordoba.com, penerbit mushaf Al-Qur’an terkemuka di Indonesia yang telah menerbitkan banyak Al-Qur’an best seller di Indonesia dan Malaysia.

2 . Waktu Berdoa

  • Pengingat waktu sholat yang akurat berdasarkan lokasi Anda
  •  Menunjukkan waktu solat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya
  • Mudah untuk memilih pengaturan dan suara Azan

3 . Kalendar Hijriah

  • Melihat kalender Islam (Hijriah ) saat ini dan tanggal Masehi
  • Hari-hari besar Islam
  • Konversi tanggal dari Hijriah ke Masehi

4 . Kalkulator Zakat

  • Memudahkan Anda untuk menghitung Zakat

5 . Panduan doa

  • Berisi tentang langkah-langkah doa dan bimbingan kegiatan seperti Sholat, Wudhu, Tayammum, Mandi, dan Salaatul Janazah.

6 . Arah Kiblat

  • Mendeteksi arah kiblat secara otomatis

SALAAM mendukung OS Android dengan berbagai resolusi layar (240×320, 320×480, 480×800, 720×1280 , 1080×1920). Aplikasi ini telah diuji pada Samsung Galaxy S4, Samsung Galaxy Note II, Samsung Galaxy S3, Samsung Note I, Samsung Galaxy W, dan Samsung Galaxy S3 Mini, Samsung Galaxy Ace 2, Galaxy Ace +, Galaxy Mini 2, Samsung Galaxy obrolan, dan Samsung Galaxy Y.

Download SEKARANG dan ajak teman dan keluarga untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dengan SALAAM QUR’AN …

Informasi lebih lanjut, klik https://play.google.com/store/apps/details?id=com.samsung.msci.aceh atau cari “salaam” di play.google.com

 

 

1 14 15 16 17