JANGAN LEWATKAN!! 23 November sampai 30 November 2017 Quran Cordoba Dapat Juga Dimiliki di Booth 62 & 63 Islamic Book Fair Jawa Barat

posted in: Berita, Kegiatan | 0

PT Cordoba Internasional Indonesia dengan product nya yang lebih dikenal dengan Quran Cordoba selalu menghadirkan sesuatu yang unggul, setelah menyelenggarakan acara World Quran Hour di Masjid PUSDAI JABAR di Bandung yang sangat Viral di komunitas Muslim dan sahabat Quran , kini Quran Cordoba hadir di Islamic Book Fair Jawa Barat 2017, jangan sampai ketinggalan dengan memiliki Quran terbaik dengan banyak pilihan metode sesuai yang Anda butuhkan,dan juga tampilannya yang fashionable dan up to date.

 

DAPATKAN KEJUTAN DAN DISCOUNT-DISCOUNT NYA DI BOOTH 62 & 63 QURAN CORDOBA!!!!!!IBF JABAR 2017

Cordoba Goes to School ‘ONE DAY ONE COLOUR’ ,Pelatihan Hafalan Mudah Metode Al-Hufaz

posted in: Berita, Kegiatan, Partnership, Produk, Promo | 0

WhatsApp Image 2017-10-16 at 1.47.47 PMWhatsApp Image 2017-10-16 at 1.47.42 PM WhatsApp Image 2017-10-16 at 1.47.44 PM WhatsApp Image 2017-10-16 at 1.47.50 PMInsyaAllah lebih Istiqomah dengan “ONE DAY ONE COLOUR” Jadilah generasi muda Hafiz Quran dengan Metode Hafalan Mudah Al-Hufaz , Daftarkan sekolah Anda untuk mendapatkan pelatihan dari Kami ke 081220660000(Marcomm @qurancordoba).GRATISS !! #qurancordoba #sahabatquran #onedayonecolour #quranuntuksekolah #cordobagoestoschool

WORLD #QURANHOUR

posted in: Berita, Kegiatan | 0

WQH1

Ada satu waktu, dimana jutaan manusia berkumpul di sebuah tempat bernama Padang Arafah, ditanggal 9 Dzulhijjah setiap tahunnya. Mereka berkumpul untuk mendapatkan Ridho dari Allah SWT, dengan penuh harap dan doa. Masa yang sangat krusial bagi Jamaah Haji, karena Haji adalah Arafah, dan tidak dapat dibadalkan atau diganti, sehingga semua jamaah termsuk yang sakitpun datang walau harus ditandu dan diangkut helikopter.

Di masa itu Allah SWT membanggakan manusia yang berkumpul di Arafah di depan para Malaikat, karena mereka datang dari berbagai penjuru dunia, dengan pakaian ihram mereka berkumpul hanya karena keimanan mereka untuk mendapatkan Ridha dariNya.
Semangat itulah yang menjadi Inspirasi World #Quranhour, sebuah program yang dimulai tahun lalu tepatnya 1437H serentak diberbagai negara di dunia, sebuah semangat untuk membaca, menghayati dan mengamalkan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

World #Quranhour adalah pengingat untuk kembali kepada Al Qur’an, karena keseharian kita yang sering melupakannya. Al Qur’an seringkali dibaca hanya pada saat-saat tertentu saja, acara pernikahan, syukuran, ramadhan atau bahkan hanya menjadi pajangan dirumah kita. World #Quranhour mengajak masyarakat untuk kembali kepada Al Qur’an, untk kembali dibaca dan dihayati untuk selanjutnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di Indonesia acara ini diinisiasi oleh Qordoba Qur’an, sebuah perusahaan penerbit Al Qur’an terkemuka, yang merasa bertanggungjawab untuk menebarkan dakwah qur’an dikalangan masyarakat secara umum. Tahun ini tema besar dari acara World #Quranhour adalah Nation Of Compassion, berharap tema ini menjadi inspirasi besar bagi masyarakat untuk menebarkan Kasih Sayang yang bersumber dari Al Qur’an. Karena inti dari Islam adalah Rahmat bagi seluruh alam, maka Nation Of Cmpassion diharapan menjadi energi kedamaian yang diwujudkan oleh pengamalan rasa Kasih Sayang sesame manusia.

Program yang digulirkan kurang dari satu bulan ini, ternyata mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Tahun lalu jumlah peserta di Masjid Trans Studio berjumlah 3500 orang lebih, dan tahun ini, panitia yang menginformasikan acara ini melalui media sosial Facebook dan Whatsapp mendapatkan tanggapan yang lebih luar biasa. Tak kurang dari 8500 sms lebih masuk ke registrasi SMS Center, dan bahkan satu sekolah di Bandung SMPN 27, 1000 civitasnya yang terdiri dari Guru dan Muridnya akan mengikuti acara yang diselenggarakan di Masjid Pusdai Jawa Barat ini.

Acara ini akan diawali oleh Parade Tausiyah dari Ulama Jawa Barat diantaranya Ust. Evie Effendi, Ustadzah Mimin Aminah, dan Ust. Abdul Azis Abdul Rouf lc. Dengan acara utama yaitu secara serentak seluruh dunia pada jam 9 pagi membaca Qur’an bersama 8000 hadirin yang hadir di Pusdai, Pembacaan Ayat dan Surat Pilihan bersama Muzamil Hasbalah, Ust. Abu Rabbani, Ust. Ambiya Abu Fatin, Kembar Hafizh Hamanis, dilanjutkan Ceramah Semangat Jawa Barat Cinta Qur’an dari Wakil Gubernur Deddy Mizwar, dan Tausiyah Qur’ani dari Ust Hilman Rosyad Shihab Lc.

Semoga dengan adanya acara World #Quranhour ini menjadi inspirasi semangat untuk kembali kepada Al Qur’an sebagai sumber kedamaian didunia, khususnya di Indonesia.

Menuju Hafidz Quran bersama HAMANIS

posted in: Berita, Kegiatan, Promo, Uncategorized | 0

Warga Bandung jangan lupa ya, yang mau menghafal Quran bareng Hamanis..
Yuk ikutan  “Menuju Hafidz Quran bersama Hamanis”

Minggu, 24 Juli 2016
Pukul 08.00 – 12.00
Mesjid Agung Trans Studio Bandung
Jl. Gatot Subroto No. 209

Investasi Pendaftaran Rp 100.000
Dapat goodie bag keren berisi Al Quran Al-HAfidz + Snack + Tas Mesjid TSM

Informasi Pendaftaran hubungi :
Rika 082218872321

Jangan Sampai di lewatkan ya,
Ajak juga saudara dan teman-teman ;)

Antara Puasa Syawal dan Qadha Puasa Ramadhan

posted in: Berita, Kegiatan, Uncategorized | 0

Kita sudah memasuki bulan Syawal, pada bulan syawal ada ibadah sunnah yang sudah sering kita laksanakan, yaitu puasa enam hari di bulan Syawal.

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan (secara penuh, pen.) kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal maka itu senilai dengan puasa selama setahun.” (HR. Muslim, no. 1984)

Tapi bagaimana apabila kita mempunyai hutang puasa di bulan Ramadhan sebelumnya, sementara kita ingin juga melaksanankan puasa enam hari di bulan Syawal?

Ada perbedaan pendapat mengenai hal tersebut. Namun, mayoritas ulama menyatakan, karena puasa Ramadhan wajib, dan bila punya utang puasa, maka dia harus segera menggantinya di bulan lain. Jadi, bila sudah masuk di bulan Syawal, maka sebaiknya dia segera mengganti atau membayar utang puasanya dulu, baru mengerjakan puasa Syawal. Artinya, yang wajib dulu dibayar, baru mengerjakan yang sunah.

Syekh Abdullah bin Jibrin dalam kitab Al-Fatawa Al-Jami’ah Li al-Mar’ati al-Muslimah, menjelaskan, sebaiknya dikerjakan yang wajib dulu, yakni membayar utang puasa Ramadhan, baru kemudian mengerjakan puasa Syawal.

Alasannya, berdasarkan hadis yang diriwayatkan Imam Muslim di atas, keutamaan puasa Syawal itu karena mengikuti puasa Ramadhan. Jadi, kata Syekh Abdullan bin Jibrin, puasa Ramadhan harus disempurnakan terlebih dahulu, baru mengerjakan yang sunah.

Namun demikian, ada pula ulama yang menyatakan, bahwa boleh saja mengerjakan puasa Syawal terlebih dahulu, mengingat waktunya sangat terbatas, yakni hanya satu bulan. Sedangkan untuk mengganti puasa Ramadhan, diperbolehkan di bulan lain.

Apalagi bagi perempuan, dalam setiap bulan, mereka mengalami masa haid. Dan waktu haid ini, berlangsung antara 4-10 hari, bahkan ada yang lebih. Secara otomatis, waktu utnuk mengerjakan puasa Syawal pun akan semakin sempit pula. Atas dasar ini, para membolehkan untuk mengerjakan puasa Syawal dulu, baru membayar utang puasa.

Berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan. (QS Al-Baqarah [2]: 148).

..Dan aku bersegera kepada-Mu. Ya Rabbku, agar supaya Engkau ridha (kepadaku) (QS Thaha [20]: 84).

Karena itu, mana yang bisa dilaksanakan dengan cepat, hendaknya itu yang dikerjakan terlebih dahulu. Jika waktunya masih panjang, sebaiknya membayar utang puasa Ramadhan dulu baru mengerjakan puasa Syawal. Namun, jika waktunya terbatas dan singkat, tidak masalah untuk mengerjakan puasa Syawal terlebih dahulu.

 

Sumber : Republika

 

 

Qadha Puasa Ramadhan Tahun Lalu

posted in: Berita, Kegiatan | 0

Sekarang kita sudah memasuki hari ke-4 di bulan Sya’ban itu tandanya bulan depan kita sudah memasuki Ramadhan yang hanya tinggal mengitung hari. Bagi umat muslim wajib hukumnya untuk berpuasa di bulan Ramadhan.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang2 yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang2 sebelum kamu. Mudah2an kamu bertakwa” (Al -Baqarah:183)

Dari ayat di atas jelas bahwa puasa itu adalah wajib. Artinya jika dikerjakan berpahala, dan jika tidak dikerjakan kita berdosa.

Tetapi Allah membolehkan, bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa, baik karena sakit yang ada harapan sembuh atau safar atau sebab lainnya, untuk tidak berpuasa, dan diganti dengan qadha di luar ramadhan. Allah berfirman,

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.(QS. Al-Baqarah: 184)

Sebelum menginjak kepada bulan Ramadhan tahun ini, mari kita renungkan dan mengingat kembali sudahkah kita mengganti puasa yang kita tinggalkan di tahun kemarin? bagi sahabat-sahabat yang sudah menggati puasa yang ditinggalkan tahun kemarin Alhamdulillah itu lebih baik, tetapi bagi  yang belum, masih ada kesempatan untuk menggantinya di bulan Sya’ban sebelum Ramadhan tiba.

Para ulama mewajibkan, bagi orang yang memiliki hutang puasa ramadhan, sementara dia masih mampu melaksanakan puasa, agar melunasinya sebelum datang ramadhan berikutnya. Berdasarkan keterangan A’isyah radhiyallahu ‘anha,

Dari Abu Salamah, beliau mengatakan bahwa beliau mendengar A’isyah radhiyallahu ‘anha mengatakan

كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ

“Aku masih memiliki utang puasa Ramadhan. Aku tidaklah mampu mengqodho’nya kecuali di bulan Sya’ban.”. (HR. Bukhari 1950 & Muslim 1146)

Dalam riwayat muslim terdapat tambahan,

الشُّغْلُ بِرَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

‘Karena beliau sibuk melayani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.’

A’isyah, istri tercinta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu siap sedia untuk melayani suaminya, kapanpun suami datang. Sehingga A’isyah tidak ingin hajat suaminya tertunda gara-gara beliau sedang qadha puasa ramadhan. Hingga beliau akhirkan qadhanya, sampai bulan sya’ban, dan itu kesempatan terakhir untuk qadha.

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan,

وَيؤْخَذ مِنْ حِرْصهَا عَلَى ذلك في شَعْبَان: أَنَّهُ لا يجُوز تَأْخِير الْقَضَاء حَتَّى يدْخُلَ رَمَضَان آخر

Disimpulkan dari semangatnya A’isyah untuk mengqadha puasa di bulan sya’ban, menunjukkan bahwa tidak boleh mengakhirkan qadha puasa ramadhan, hingga masuk ramadhan berikutnya. (Fathul Bari, 4/191)

 

 

Wallahu a’lam bishawab

3 Hari Bisa Baca Al-Qur’an

posted in: Berita, Kegiatan | 0

Belum bisa baca Quran?

Yuk ikuti pengenalan belajar membaca Al-Qur’an, Terbukti 3 hari bisa baca Al-Qur’an dari nol, dengan sistem 3 hari metode Cordobana.

 

Catat hari dan tempatnya ya :

Mingggu, tgl 27 Maret 2016

Pukul 16.00 – Selesai

di Toko Gramedia Depok, Jl. Margonda Raya Km. 4 Depok

 

GRATIS UNTUK UMUM
*jumlah peserta terbatas

 

Info lebih lanjut hubungi :

0813 2058 4899

 

 

 

Menghilangkan Putus asa

posted in: Berita, Kegiatan, Uncategorized | 0

Dalam sebuah kehidupan pastilah ada yang namanya masalah dan ujian, di sekolah sebelum ada kelulusan kita terlebih dahulu menghadapi yang namaya ujian. Di tempat kerja pun kita pasti menemukan ujian, dalam kehidupan bermasyarakat dan lainnya pun kita juga akan menemukan ujian atau masalah yang harus kita hadapi. Ujian dapat menjadikan kita lebih kuat dan bertawakal pada allah SWT, tetapi adapula yang dalam menjalaninya memilih untuk menyerah, menjadi rapuh bahkan merasa putus asa.

Seperti firman Allah SWT :

وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الإنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَى بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ كَانَ يَئُوسًا

“Dan apabila Kami beri kesenangan kepada manusia, niscaya dia berpaling dan mejauhkan diri dengan sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa”. (QS. Al-Isra’ : 83)

Putus asa adalah suatu sikap atau perilaku seseorang yang menganggap drinya telah gagal dalam menghasilkan sesuatu harapan cita-cita. Salah satu ciri dari sikap putus asa adalah apabila diberi beban atau sesuatu yang harus siselesaikan dan perlu segera dilaksanakan, ia meninggalkannya secara perlahan-lahan, bahkan terkadang tidak mengerjakan sama sekali. Ia merasa keberatan atau menganggap bahwa apa yang dititipkan kepadanya terlampau berat sehingga ia enggan dan berputus asa untuk meneruskannya.

Selain itu orang berputus asa akan cenderung berburuk sangka kepada Allah, menolak kebenaran, malas beribadah dan berdoa, menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuannya, malas berbuat baik.

Putus asa merupakan hal yang sangat dilarang, seperti di jelaskan dalam Al-Qur’an :

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

“Hai anak-anakku, Pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (QS. Yusuf: 87).

 

“قَالَ وَمَنْ يَقْنَطُ مِنْ رَحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ

Ibrahim berkata: “Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat”. (QS Al-Hijr : 56)

 

Rasulullah SAW bersabda bahwa :

“Dosa yang paling besar adalah menyekutukan Allah, merasa aman dari makar Allah, putus asa terhadap rahmat Allah”. (hadis hasan sahih, diriwayatkan ole Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir; lihat Majma’ Az-Zawaid, juz 1, hlm. 104)

 

Bersumber dari penjelasan ayat-ayat al-Qur’an dan hadis di atas sudah jelas bahwa putus asa merupakan hal yang sangat dilarang oleh Islam bahkan termasuk salah satu dosa besar. Putus asa dapat mengantarkan kepada kekafiran karena pada dasarnya putus adalah suatu sifat yang timbul akibat tidak adanya keyakinan terhadap exsistensi Sang maha pengatur kehidupan. Dengan begitu ia cenderung tidak memiliki harapan. Sebab ia tak yakin bahwa ada sumber kekuatan yang dapat membantunya dalam memecahkan masalahnya.

Putus asa juga menimbulkan penyakit mental atau psikis. Penyakit rohani ini dapat menyebabkan seseorang menjadi mudah stres, ini disebabkan karena tidak adanya sandaran yang kokoh untuk ia bersandar dan mencari solusi dari setiap kesulitan yang dihadapinya. Orang menjadi mudah atau rentan untuk terkena penyakit pisik seperti ini, karena orang putus asa cenderung cepat menyerah, tidak memiliki keyakinan yang tinggi terhadap sesuatu yang ingin dicapai. Oleh sebab itulah stress menjadi jawaban atas apa yang didapatkan dari sikapnya tersebut. Pada akhirnya sikap dan perilaku orang tersebut menjadi tak tentu arah. Kematian juga bisa menjadi akibat dari stres itu sendiri yang bermula dari keputus asaan. Banyaknya peristiwa orang menjadi gila, kemudian jumlah orang yang bunuh diri semakin bertambah adalah dampak social dan psikis yang disebabkan oleh sikap hilang harapan ini.

Oleh sebab itulah Islam sangat melarang sekali adanya putus asa dalam diri setiap individu, sebisa mungkin kita harus menghilangkan putus asa, adapun upaya yang dapat kita lakukan agar terhindar dari rasa putus asa :

  1. Bersyukur

Syukuri apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Apapun yang Allah tetapkan untuk kita pasti itu yang terbaik, seperti yang telah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 216 :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”

 

  1. Perbanyak mengingat Allah

Mungkin banyak hal yang membuat kita takut, khawatir, atau sakit. Sebutlah nama Allah, maka hatimu akan tenang sebab kita tahu bahwa Allah Maha Besar yang bisa menghilangkan semua derita dan ketakutan. Kita juga yakin Allah Maha Tahu yang mengathui apa yang terbaik bagi kita. ”Ingatlah, dengan berdzikir kepada Allah hati akan tenang” (QS. 13:28). Ketenangan hati akan menjadikan diri ini tetap optimis.

 

  1. Berkumpul dengan orang shaleh

Salah satu cara agar kita terhindar dari putus asa adalah dengan berkumpul bersama orang-orang shaleh yang selalu akan mengingatkan kita kepada kebaikan dan saling menasihati untuk kesabaran, seperti yang tercantum dalam QS. Al-‘Ashr 1-3: “Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan amal shaleh serta saing menasihati untuk kebenaran dan menasihati untuk kesabaran”. (QS. Al-‘Asr:1-3)

 

  1. Bekali diri dengan ilmu agama

Menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban terlebih lagi ilmu agama, dengan ilmu kita menjadi tahu kemana kita harus melangkah dalam menjalani kehidupan ini. Orang yang berilmu akan selalu berhati-hati dalam melangkah, berbeda dengan orang yang tidak mau membekali dirinya dengan ilmu akan hilang arah.

“Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS. Az Zumar : 9)

 

  1. Tanamkan optimisme dalam diri

Allah tidak akan membebankan ujian pada kita diluar batas kemampuan kita, jadi tetaplah optimis semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS Al Baqarah:286)

 

  1. Selalu berdoa dan berusaha

Jika beban terasa begitu berat, bukan bebannya yang terlalu berat, tetapi kelemahan ada pada diri kita yang tidak mengoptimalkan potensi yang kita miliki. Kita punya potensi akal, hati, dan jasad yang memiliki kekuatan luar biasa. Hanya saja, jika tidak kita optimalkan sepenuhnya, kekuatan itu akan tersembunyi. Bahkan, saat kesulitan tetap ada dihadapan kita, seolah kita tidak mampu untuk menghadapinya, Allah selalu siap menyambut dan mengabulkan do’a kita. Berdo’alah kamu kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu. (QS Al Mu’minuun:60)

 

Semoga kita semua selalu dijauhkan dari berbagai bentuk sikap putus asa. Aamiin..

 

Wallahu a’lam

Info Sesi Kesepuluh, 100 Nama-nama yang beruntung dari 1000 yang mendapatkan Quran hafalan al-Hafidz

posted in: Berita, Kegiatan, Promo, Testimoni, Uncategorized | 0

Selamat bagi sahabat Quran Cordoba yang beruntung mendapatkan Quran Hafalan Al-Hafidz.

Kami share info terakhir 100 nama-nama yang beruntung dari 1.000 Sahabat Quran Cordoba yang mendapatkan Quran Hafalan Al-Hafidz :

NO NAMA NO. HP KOTA
901 Achmad Miftahul Huda 089502432XXX Bandung
902 Adi Putra 0895336302XXX Tangerang
903 Beti 081311106XXX Serpong
904 Ahmad Syadeli XXX Bandung
905 Ermila Diah Permatasari 081391318XXX Kalimantan Timur
906 Khairil amin 085396952XXX Makassar
907 Retnowati 081214114XXX Karawang
908 Siti bazlina 085277695XXX Aceh
909 Lyza 082364624XXX Aceh
910 Purwanti 082119344XXX Bandung
911 Rifki Rinaldi 0817206XXX Bandung
912 Wiji purniawan 08986296XXX Bandung
913 Fatimah 085279232XXX Surakarta
914 Ibnu abdulah 089685805XXX Bandung
915 Herliyana 089692195XXX Banjarmasin
916 Nining 081382832XXX Tangerang
917 Nunuy 083807644XXX Bogor
918 Dewi 081220463XXX Bandung
919 Tati Setiawati 082118186XXX Bandung
920 Dinie indah yuliantie 085789941XXX Lampung
921 Abdullah 085753500XXX Bontang
922 Muhammad ma’ruf 085726621XXX Sragen
923 Muhammad Sochib 085943200XXX Kendal
924 Yusef Ramdani 08987136XXX Cililin
925 Wiwik Dwi Pratiwi 085216570XXX Bekasi
926 Budiansyah 085821284XXX Kalimantan Selatan
927 Martin 08977476XXX Cimahi
928 Cecep Munajatullah 085220971XXX Gunung Halu
929 EVI HAERYATI 0897845XXX Bandung
930 Sutisna 085721213XXX Bandung
931 Edy sumarlin 08979676XXX Bandung
932 Yati rika 081320128XXX Bandung
933 Nurlaela 082117586XXX Bandung
934 Nina 085659004XXX Bandung
935 Tine Ratna Poerwantika 0813210419XXX Bandung
936 Sofyan hadinata.Rumah XXX Parongpong
937 Alma ghaisani XXX Bandung
938 Pirngas 081910232XXX Bandung
939 Devi Ragilia 083867278XXX Bantul
940 Luluk 08995460XXX Bantul
941 ARIFINNANDA AULIYA ARDHI 081225452XXX Jakarta Barat
942 Ryan Salfarino 081328362XXX Yogyakarta
943 Sri Mumpuni 085659163XXX Bandung
944 Shandy briantoro 085230149XXX Sulawesi Barat
945 Zuhaldi Firdaus 081350102XXX Samarinda
946 Tetty sobariah XXX Bandung
947 Ardita oktaviana 0838753386XXX Bekasi
948 mimin dwi lestari 085313373XXX Jakarta Timur
949 Syafei 082348585XXX Makassar
950 Nur annisa nurannisha 085759592XXX Cimahi
951 Juliyanti 081281326XXX Aceh
952 Budhi Santoso 085743090XXX Yogyakarta
953 Nida Fariza Maulanisa 081222275XXX Bandung
954 Sadi saputra 082388581XXX Riau
955 Said almuhajir 085213772XXX Riau
956 Ratna indah 08112225XXX Bandung
957 Enny Rusmala 085694806XXX Bandung
958 JAMAL MIRDAD 085876128XXX Bekasi
959 DINISYAHIDAHLIDINILLAH 089654025XXX Cililin
960 Husnul Huda 081216368XXX Surabaya
961 WIDYA SARI ARIANI 085317296XXX Bandung
962 Isya assyidda 085600293XXX Semarang
963 Adi Sutrisno 089694206XXX Pontianak
964 Ardian oktobrima 085625096XXX Surakarta
965 Yeni Rahman 089694164XXX Jl. Arteri supadio
966 Ratih Sri Wuriastuti 081329353XXX Semarang
967 Imam Abdullah 085654523XXX Kubu Raya
968 Ema 087774300XXX Jakarta Timur
969 Desi Loviana 085787280XXX Pontianak
970 Auditya Meidianto 085750760XXX Pontianak
971 Ita Rositayati 081563116XXX Bandung
972 Ade S 085888249XXX Bandung
973 Azwan 081290363XXX Bandung
974 Nina 089676564XXX Bandung
975 Sumy 085262866XXX Bandung
976 Rama 087777306XXX Bandung
977 Deden 085794368XXX Bandung
978 Romlin 087722406XXX Bandung
979 Waris Supardi 082298014XXX Bandung
980 Ananda Ajeng 085693921XXX Bandung
981 M. Iqbal 089521971XXX Bandung
982 Rahyan Rizki 081297421XXX Bandung
983 Ibatulloh 081585150XXX Bandung
984 Suci 082114097XXX Bandung
985 Irwan Maulana 087825718XXX Bandung
986 Suprapto 081284379XXX Bandung
987 Roby Surya 082184070XXX Bandung
988 Imam Burhan 08567651XXX Bandung
989 Nurhasanah 089670972XXX Bandung
990 Oktavia Parliyanti 08974763XXX Bandung
991 Reni Nurlia 089639787XXX Bandung
992 M. Saipul Anwar 082298683XXX Bandung
993 Parhatin 081274497XXX Bandung
994 Dwi Handayani 085717464XXX Bandung
995 Istiqomah 083843397XXX Bandung
996 Mohammad Subairi 087849886XXX Bandung
997 Lusi 085863712XXX Jakarta Selatan
998 Ibnu Mahfuzh 081242565XXX Tebet
999 Nyimasdini 08158054XXX Jakarta Timur
1000 Estirosiana 085641057XXX Jakarta Timur

 

Bagi 100 nama yang tercantum silahkan menghubungi No. 081220660000  untuk mendapatkan info lebih lanjut.
Nama-nama berikutnya akan kami posting segera, pastikan sahabat-sahabat mengunjungi fanpage Quran Cordoba.

Barakallah..

1 2 3