Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine

Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine

posted in: Berita | 0

Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine

Hari ini, tepatnya tanggal 14 februari 2015 banyak diantara masyarakat di Indonesia terutama pemuda-pemudi yang merayakan valentine’s day atau hari kasih sayang. Pemuda-pemudi yang mayoritas muslim ini dengan bangganya memberikan hadiah yang kerap didominasi oleh coklat dan karangan bunga. Bahkan di berbagai berita sering kali ditayangkan pada hari kasih sayang ini ada yang menggadaikan keperawanannya hanya berbekal coklat saja. Valentine’s day saat ini seperti sudah menjadi budaya yang biasa dikalangan pemuda-pemudi Indonesia. Padahal apabila ditelisik dari sejarahnya sangat berbeda jauh, Ustad Felix Siauw mengatakan bahwa Valentine berasal dari budaya Romawi di mana kaum tersebut merayakan sebuah festival untuk memperingati hari dewi cinta. Perayaan tersebut ditandai dengan aktifitas seks massal lalu diadopsi oleh umat kristiani sebagai hari perayaan gereja atau kasih sayang.

Untungnya saat ini beberapa pemimpin daerah sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh perayaan valentine. Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine . Kota Surabaya menjadi pionir dalam penolakan ini, tepatnya pada tanggal 12 Februari 2015, secara resmi pemkot Surabaya menerbitkan surat larangan perayaan valentine. Surat yang ditujukan kepada kepala sekolah se-Surabaya itu memperingatkan agar tidak ada pelajar yang merayakan valentine baik di dalam maupun di luar sekolah.

Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine

Hal serupa juga dilakukan oleh walikota Padang yaitu Mahyeldi Ansarullah , pada hari yang sama mengeluarkan larangan kepada warganya agar tidak merayakan hari valentine. Tak ketinggalan Kota Bandung turut mengeluarkan larangan untuk merayakan hari valentine . Dinas Pendidikan Jawa Barat melarang siswa untuk merayakan Valentine. Sebab, hari kasih sayang lebih menjerumus kepada seks bebas. “valentine kerap menjurus ke arah pacaran. Hal ini, berpotensi terjadi seks bebas. Disdik sendiri saat ini, sedang waspada karena Indonesia masuk dalam darurat seks bebas.” ujar Plt Dinas Pendidikan Jabar, Ahmad Hadadi kepada wartawan, Jumat petang (13/2).

Pemerintah Daerah Ramai-Ramai Tolak Valentine

Selain daerah-daerah tersebut menyusul kota Banda Aceh, Makassar, dan Depok yang melalui walikotanya mengeluarkan edaran untuk tidak merayakan hari valentine. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya mengantisipasi terjadinya ‘pergaulan bebas’ di kalangan remaja. Mari para orang tua juga dihimbau agar melarang anak-anaknya untuk merayakan hari valentine. Bukan hanya dampak buruk di dunia saja melainkan dampak buruk di akhirat. Karena menurut hadits Rasulullah SAW “Aku diutus dengan pedang menjelang hari kiamat hingga hanya Allah semata lah yang disembah, tidak ada sekutu bagi-Nya; dijadikan rizkiku di bawah bayangan tombakku; dan dijadikan kehinaan dan kerendahan bagi siapa saja yang menyelisihi perkaraku. Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”. Maka janganlah sekali-kali mengikuti atau menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.

Sumber : binamasyarakat.com

Quran Cordoba menyediakan berbagai macam Al Quran yang pas dengan kebutuhan anda. Tersedia pembahasan ayat menggunakan tafsir dan hadits dalam satu Al Quran. Segera dapatkan dengan menghubungi 082214488800/ Pin BB 7CF1F0B6.

Silahkan berpartisipasi dalam gerakan wakaf sejuta Quran bersama rumahngaji.org

 

Quran Cordoba

Share Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on Google+Email this to someone

Leave a Reply