Peristiwa-peristiwa di Bulan Rajab

Peristiwa-peristiwa di Bulan Rajab

posted in: Berita, Uncategorized | 0

Tinggal sebentar lagi kita memasuki bulan penuh berkah yaitu bulan Ramadhan. Sebelum menginjak kepada bulan mulia tersebut kita sampai terlebih dahulu pada bulan rajab dan syaban. Bulan Rajab merupakan salah satu bulan mulia juga. Di antara kebiasaan para ulama, mereka menyiapkan diri menyambut bulan Ramadhan sejak bulan Rajab. Hal ini bisa dilihat dari doa yang sangat populer:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan”

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang istimewa karena pada bulan ini terjadi peristiwa-peristiwa penting bagi sejarah hidup umat Islam.

  1. Isra’ Mikraj (27 Rajab)

Isra’ Mi’raj terjadi pada malam Senin  27 Rajab, bertepatan dengan 621 M.
Peristiwa Isra’ Mi’raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Masjid al-Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina kemudian dari Palestina naik ke langit ke tujuh sampai ke Arsy menghadap Allah SWT. Sebelum terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad dihadang oleh berbagai cobaan. Mulai dari pemboikotan keluarga berupa pemutusan transaksi jual beli, akad nikah, berbicara dan pergaulan. Akibatnya, Rasulullah dan keluarga hidup terisolir selama tiga tahun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

 

  1. Kekalahan Romawi di Perang Tabuk

Rajab juga merupakan bulan kemenangan militer Rasulullah dalam Perang Tabuk, yang terjadi pada 9 Hijriyah atau 630 M, dan menandai dominasi otoritas Islam atas seluruh Semenanjung Arab. Meskipun menempuh perjalanan yang berat dari Madinah menuju Syam, sebanyak 30 ribu pasukan Muslim tetap melaluinya. Tentara Romawi yang telah berada di Tabuk siap untuk menyerang umat Islam. Tetapi ketika mereka mendengar jumlah dan kekuatan tentara Muslim yang dipimpin oleh Rasulullah mereka terkejut dan bergegas kembali ke Syam menyelamatkan benteng-benteng mereka. Hal ini menyebabkan penaklukan Tabuk menjadi sangat mudah dan dilakukan tanpa perlawanan. Rasulullah menetap di tempat ini selama sebulan. Beliau mengirimkan surat kepada para pemimpin dan gubernur di bawah kendali Romawi untuk membuat perdamaian. Pemimpin daerah Romawi menyetujuinya dan membayar upeti.

 

  1. Shalahuddin Al-Ayyubi Merebut Al-Aqsha dari Tentara Salib / Pembebasan Baitul Maqdis Palestina

27 Rajab 583 H, Shalahudin al Ayyubi bersama pasukan kaum muslimin bergerak mengepung dan membebaskan tanah Palestina/yerusalem yang setelah sekian abad lamanya dikuasai oleh pasukan salibis.

Pembebasan itu sendiri tidak mendapatkan perlawanan yang berarti dari pasukan salib. Peristiwa ini terjadi pada Rajab 1187 M yang dipimpin oleh Shalahuddin al-Ayyubi. Penaklukan ini bukan hanya karena pentingnya Yerusalem dalam Islam, tetapi juga karena sepak terjang Tentara Salib menaklukkan negeri-negeri Muslim.

Menaklukkan Yerusalem, Shalahuddin masuk ke gerbang kota dengan damai. Tak ada pembantaian warga sipil. Sultan Ayyubiyah ini menjamin keselamatan dan kebebasan beribadah semua pemeluk agama. Terkecuali, pasukan Salib yang dia minta keluar dari kota. Hal pertama yang dilakukan Shalahuddin saat memasuki Yerusalem adalah mencopot tiang salib dari atas Kubah Batu.

 

  1. Runtuhnya Kesultanan Ottoman di Turki

Sejarah yang terjadi Pada 28 Rajab ini merupakan runtuhnya Kesultanan Ottoman di Turki yang dihapus oleh Mustafa Kemal Ataturk. kehidupan masyarakat Turki berubah ketika Turki dinyatakan sebagai sebuah negara sekuler. Islam yang telah berfungsi sebagai agama dan sistem hidup bermasyarakat dan bernegara selama lebih dari tujuh abad digantikan oleh sistem Barat, Dan sejak saat itulah keterpurukan mulai terjadi.

Bulan Rajab merupakan bulan penuh perjuangan bagi umat Islam jika kita lihat dari beberapa peristiwa yang terjadi dalam sejarah umat Islam. Semoga peristiwa-peristiwa di bulan Rajab tersebut menjadi motivasi dan semangat bagi kaum muslimin untuk menjadi lebih baik dan menjadikan Islam selalu ada dalam setiap langkah kehidupan.

 

Wallahu a’lam bishawab

 

 

 

 

 

 

 

Share Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on Google+Email this to someone

Leave a Reply