Heri Mahbub
Masya Allah Perjalanan Lomba Tahfiz bersama Quran Cordoba sudah lebih dari 6 Tahun. Ajang ini tidak hanya mengasah kemampuan hafalan di juz 30 kategori anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan, kecepatan menjawab, dan konsentrasi ketepatan ayat Al-Qur'an . Masjid Istiqlal Jakarta di ruang aula Al-Fatah menjadi saksi, perkembangan generasi terbaik dan semangat pembelajarannya berkompetisi untuk masa depan.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah mentakdirkan kita semua mengikuti 10 besar Grand Final Lomba Tahfiz Quran di Masjid Istiqlal Jakarta. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya yang beriman kepada Al-Quran.
Ayah Bunda, Guru, Ustadz, Panitia lomba Tahfiz, dan Adik-adik peserta semua yang kami sayangi. Kita sudah mengikuti dan hasil dari rangkaian Lomba Tahfiz Quran yang telah diikuti oleh penghafal Al-Quran cilik berbakat dari seluruh penjuru negeri. Acara ini menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Quran terus tumbuh dan berkembang di tengah generasi muda kita.
Selamat kepada para pemenang di 10 besar Grand Final Lomba Tahfiz Quran Cordoba, tempat para peserta terbaik dari seluruh penjuru tanah air berkumpul, bukan online tapi langsung di ruang aula Al-Fatah Masjid Istiqlal. Di balik setiap hafalan yang dilantunkan, ada niat ikhlas yang mendalam, tujuan yang mulia: untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Selamat semuanya juara di hadapan Allah SWT, namun dalam lomba ada kompetisinya.
Menghafal Quran sebenarnya bukan ajang perlombaan keterampilan, bukan prestise dunia, tetapi hakikatnya project untuk akhirat, inilah perintah Allah SWT untuk menjaganya. Berlomba dalam kebaikan, ibadah perhuruf yang disucikan dengan niat tulus. Pada saat lomba, kami tidak hanya menyaksikan kemampuan, keindahan, keterampilan, dan kekuatan ingatan yang luar biasa, tetapi juga melihat berbagai semangat juang anak-anak yang siap belajar dan berkembang dalam menghafalkan kalam Illahi. Apalagi anak-anak, belum dewasa, artinya ini kategori pembelajaran untuk masa depannya.
Lomba Tahfiz ini adalah sarana untuk memberikan motivasi, melatih skill, dan menjadi ajang kompetisi ‘keterampilan’ dalam menghafal di tengah realitas kehidupan yang menuntut berbagai macam. Namun demikian, esensi dari semua ini tetaplah niat yang ikhlas. Setiap ayat yang terlantun, setiap huruf yang dilafalkan, memiliki makna dan mukjizat yang dalam.
Ini adalah ibadah yang akan mengiringi setiap langkah semangat generasi Qurani yang terus berkarya, mengamalkan ilmu, dan menjadi penerus generasi emas yang cinta Quran.
Mari teruskan perjalanan Al-Quran dengan hati yang penuh ikhlas, niatkan segala usaha kita di jalan Allah. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika kita bisa ikhlas, tentu hanya Allah yang mampu menilainya dalam membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Quran dalam hidup. Perlu semua meluruskan dan memperbaiki niat diri, edukasi kepada anak didik kita, karena ini hanya sekadar lomba, dengan hadiah, gelar atau trofi sementara.
Selamat kepada semua finalis yang telah berjuang, lomba tetaplah lomba, ini kompetisi, dan semoga menjadi awal dari langkah panjang untuk terus menyebarkan kebaikan Al-Quran di setiap titik kehidupan. Lebih dari 6 tahun Quran Cordoba konsisten mengadakan lomba Tahfiz, untuk kategori Pelajar seperti ini, sesuai mottonya, “Memberi Inspirasi untuk Cinta dan Hidup Bersama Al-Quran.”
• Menghafal Al-Quran bukan semata mengejar kemenangan dunia, hadiah, atau popularitas. Semua kembali bergantung kepada niatnya, motivasi, dan passionnya.
• Menghafal Al-Quran sejatinya adalah ibadah, bukti cinta kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Syiar lomba Tahfiz semakin semarak, untuk meraih keberkahan Al-Quran.
• Lomba ini hanya menjadi salah satu sarana untuk mengasah kemampuan, menguatkan hafalan, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat. Tentu hadiah sebagai bonus bagian darinya. Tentu, bukan tujuan utama dalam menghafal Al-Quran.
Dalam praktiknya, apalagi lomba dengan penilaian yang ketat karena sangat baik hafalan dari setiap anak-anak peserta 10 besar, perlu mengingatkan diri untuk senantiasa meniatkan hafalan sebagai amal ibadah, ikhlas karena Allah SWT. Mendidik anak-anak, berkompetisi dengan menjadikan setiap ayat yang hafal sebagai cahaya penerang hati, pedoman hidup, dan bekal menuju akhirat.
Setiap ayatnya, di awal, di tengah, di akhir, bahkan susunan setiap kalimatnya adalah Ibadah. Insya Allah, ketika niat lurus, hafalan yang telah ditanamkan akan melekat kuat dan membawa keberkahan.
Selain itu, bagi kita semua yang hadir, tentu tidak ada yang sempurna, apalagi panitia dan tim Juri, ada kebaikan juga kekurangan dan kesalahan sebagai manusia. Maka, semoga momentum ini dapat menjadi inspirasi untuk terus belajar, fokus dan konsentrasi, memperbaiki diri, dengan berbekal Al-Quran. Baik orang tua, Ayah Bunda, Guru, maupun masyarakat luas, harus mendukung generasi penerus agar terus mencintai dan menjaga Al-Quran, dengan Ikhlas dan semangat beribadah.
Juara sejati adalah mereka yang menjaga keikhlasan dan terus berusaha menjaga hafalan hingga akhir hayat. Lomba Tahfiz yang sering Quran Cordoba laksanakan hanya sebagai apresiasi, motivasi bagi yang terbiasa menghafal Quran dan inspirasi untuk semua yang belum tergerak berinteraksi dengan Kalam-Nya. Mushaf Al-Hufaz, Al-Hafiz, dan Mushaf Hafalan Quran lainnya dari Quran Cordoba bukti komitmen dan hasilnya.
Semoga Grand Final Lomba Tahfiz Quran di Masjid Istiqlal yang telah dilaksanakan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membentuk pribadi berakhlak mulia, dan memotivasi kita semua untuk menjadi penghafal Al-Quran yang istiqamah.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Panitia dari Quanta Books, Ngaji Literasi, Quran Cordoba, Harmony Istiqlal yang sudah menyediakan tempatnya dan Tim Juri yang berusaha ikhlas, objektif dalam menilai lomba. Insyaallah. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah kita dalam berjuang di jalan-Nya. Amin
NAMA URUTAN PEMENANG 10 BESAR ASAL SEKOLAH
1. Nasywah Drigazeeya Gagantika SD Al Wildan Islamic School 1 Gading Serpong
2. Ufaira Ath Thahirah Sdit Pelita Harapan Umat Malang
3. Muhammad Azzam Ubaidillah SD Integral Hidayatullah Depok
4. Fatah Aditya Rahman SDI Al-Achfas Dwi Matra Jakarta
5. Syakila Aira Apriani MI Al Hidayah Lestari Jakarta
6. Hamzah Mohamed Abdelaziz Al Wildan Islamic school Tangerang
7. Yukiko Maryam Azzahra SDS Plus 2 Al-Muhajirin Purwakarta
8. Aqeeva Nayla Farhana Putri Pangestu SDIT BAITURRAHMAN CITRA SATU Jakarta
9. Nabla Najibah Az Zahra SDN Lebak Bulus 04 Jakarta
10. Calvin Aurelio Rafandra SDIT Titian Hidayah Kab. Bogor